Sejarah Desa Wisata Wukirsari: Menyatukan Alam, Budaya, dan Edukasi di Kaki Imogiri

Pendahuluan

Terletak sekitar 17 km dari pusat Kota Yogyakarta, Desa Wukirsari, Bantul, telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi desa wisata unggulan di Indonesia. Desa ini merepresentasikan pariwisata berbasis komunitas — di mana masyarakat lokal aktif mengelola dan mempromosikan potensi alam, budaya, dan kerajinan mereka sendiri.

Sejarah & Perkembangan

  • Wukirsari resmi dibentuk sebagai desa wisata sejak tahun 2007 melalui surat keputusan desa dan kabupaten.
  • Dalam beberapa tahun terakhir, desa ini semakin dikenal lewat prestasi nasional maupun internasional. Misalnya, pada 2024, Wukirsari terpilih sebagai salah satu dari 55 Desa Wisata Terbaik Dunia oleh UNWTO.
  • Di tingkat nasional, Wukirsari juga pernah menjadi pemenang di ajang ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia).
  • Pada 23 Januari 2025, Menteri Pariwisata melakukan kunjungan ke desa ini untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan memperkuat citra Wukirsari.

Potensi & Atraksi Unggulan

  1. Kampung Batik Giriloyo
    Di beberapa pedukuhan seperti Giriloyo, Cengkehan, dan Karangkulon, lebih dari 600 pengrajin batik tulis aktif membuat dan menjual batik khas lokal. Wisatawan dapat mengikuti kelas membatik langsung, membeli produk batik, atau melihat proses pembuatan batik dari dekat.
  2. Wisata Wayang & Kerajinan Kulit
    Di dusun Pucung, tradisi wayang kulit tatah sungging masih dijaga dan dijadikan daya tarik budaya utama. Selain itu, pengunjung bisa menyaksikan proses pembuatan wayang dan memahami filosofi di baliknya.
  3. Alam & Panorama Desa
    Wukirsari menyuguhkan lanskap pedesaan yang asri: sawah terbentang, bukit hijau, dan udara segar. Salah satu spot yang semakin populer adalah Bukit Bego (Kedung Buweng Hill), sebuah bukit bekas ekskavasi tanah yang kini menjadi titik foto dan tempat menikmati pemandangan alam. Selain itu, Embung Imogiri menambah kesan segar dan menjadi bagian dari jalur wisata desa.
  4. Kuliner & Produk Lokal
    Wukirsari menawarkan kuliner tradisional seperti wedang uwuh, serta produk UMKM lokal berupa kerajinan bambu dan berbagai kerajinan khas desa. Salah satu kuliner unik yang dicatat dalam artikel adalah rambak pucung, camilan lokal dari kulit sapi.

Dampak terhadap Masyarakat & Ekonomi Lokal

  • Hampir 50% warga Wukirsari kini terlibat langsung di sektor UMKM atau pariwisata, baik sebagai pembatik, pandu wisata, pemilik homestay, atau pelaku kuliner.
  • Setiap lima wisatawan yang datang ke desa ini biasanya didampingi satu pengrajin untuk ikut aktivitas membatik, sehingga secara langsung meningkatkan pendapatan pengrajin.
  • Pada 2019 tercatat kunjungan mencapai 29.000 orang, meskipun sempat turun di masa pandemi. Namun di 2023, angka pengunjung meningkat menjadi sekitar 45.000.
  • Pujian dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, makin memberi dukungan terhadap pengembangan infrastruktur dan promosi desa.

Tantangan & Peluang ke Depan

Tantangan:

  • Meningkatkan kapasitas infrastruktur homestay agar layak untuk turis asing.
  • Ketersediaan pemandu wisata yang mampu berbahasa asing agar pengalaman pengunjung mancanegara makin terasa.
  • Menjaga keseimbangan antara jumlah kunjungan dan kelestarian budaya/lingkungan agar tidak terjadi over-eksploitasi.

Peluang:

  • Memperluas promosi digital (media sosial, video pendek) untuk menjangkau wisatawan internasional.
  • Mengembangkan paket wisata tematik (misalnya wisata batik + wayang + alam) untuk menarik kelompok wisatawan tertentu.
  • Kolaborasi dengan lembaga eksternal (pemerintah, universitas, lembaga pariwisata) untuk pendampingan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Penutup

Desa Wisata Wukirsari adalah contoh nyata bahwa potensi desa tidak harus tertinggal — justru bisa bersinar ketika dikelola dengan visi, gotong royong masyarakat, dan inovasi. Wukirsari menggabungkan keindahan alam, warisan budaya, dan edukasi dalam satu paket wisata yang autentik. Ke depannya, dengan dukungan yang tepat, desa ini bisa menjadi contoh desa wisata kelas dunia yang berkelanjutan.

admin

Writer & Blogger

Previous Post
Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Buktikan

Pelayanan

Kami Disini

Google Maps :

Tam Tam Tour _ copyright © 2025